Oleh: Danny Prijadi | Rabu, 25 Februari 2009

Apa bedanya lensa ‘L’ canon dan lensa ‘BIASA’


Saya dulu punya pikiran kenapa lensa L itu sangat mahal, apa sih keunggulannya…..
Saya sih bukan professional photographer dan tidak bekerja di bidang itu tapi saya menyukai fotografi. Setelah saya membeli lensa L yg pertama kalinya, saya ingin membandingkan dengan setingan yang sama dan body camera yang sama cuma beda lensanya saja dan semua hasil foto hanya mengandalkan ambient light (alami),  tidak menggunakan FLASH, motret sekitar jam 2 siang matahari agak terik.

Dibawah ini saya ambil 1 contoh foto bunga (ngga tau nama bungannya),  saya coba bandingan dengan menggunakan lensa yg saya punya

  • Canon 18-55mm f/3.5 – 5.6
  • Tamron 18-200mm f/3.5 – 5.6
  • Canon 24-70mm f/2.8 L

Sebelum itu saya jelaskan sedikit, apa itu:

  • focal length =satuannya mm,  seperti zoom pada kamera prosumer, kalau lensa 18-55 berarti zoomnya antara 18mm sampai 55mm
  • Shutter = satuannya detik, lama waktu diafragma membuka, semakin lama (angka besar spt 0.3″) semakin terang yg didapatkan, semakin kecil (angka kecil spt 1/200) semakin gelap yg didapatkan.
  • f/= bukaan diafragma, semakin kecil angkanya semakin blur backgnya juga objeknya semakin jelas terutama di bagian center (titik yg difocus)
  • lingkaran biru pada bunga adalah titik focusnya dan gambar sampingnya diperbesar 100%

img_4302-02-15

4302

img_4297-02-15

4297

  • gambar paling atas menggunakan lensa 18-55 : 18mm  1/160   f/3.5
  • gambar dibawahnya menggunakan lensa 18-200: 18mm  1/125   f/3.5
  • kenapa shutternya berbeda? saya mengukur dari metering yang ada di canon 350D, pada lensa 18-55 dgn shutter 1/160, meteringnya sudah pas 0, maksutnya sudah ditengah2, tidak over dan tidak under, sedangkan pada lensa 18-200 metering pasnya waktu shutter 1/125

Kalau dilihat dari hasilnya, bagus yang menggunakan lensa tamron 18-200, focus sudah cukup detail, warna tone daun cukup bagus.

img_4303-02-154303

img_4298-02-154298img_4307-02-15

4307img_4290-02-15

4290

  • gambar pertama: lensa 18-55 : 28mm 1/125  f/4
  • gambar kedua: lensa 18-200: 25mm 1/100  f/3.5
  • gambar ketiga: lensa 24-70: 24mm 1/160  f/3.5
  • gambar keempat: lensa 24-70: 24mm 1/200  f/2.8
  • kenapa focal lengthnya berbeda? untuk yang 18-55 saya salah paham, di lensanya tertera angka 24 dan disebelahnya ada titik, saya pikir angka 24 terletak pada titik itu, ternyata titiknya itu nilainya 28. Untuk yang 18-200, karena di lensa tidak ada angka 24, jadi saya hanya mengira-ngira.
  • kenapa shutter berbeda? alasannya sama seperti diatas
  • kenapa aperture berbeda? itu adalah bukaan terbesar pada focal length yang ditentukan, dalam kasus ini seharusnya focal length 24mm

Kalau dilihat dari hasilnya, lensa 24-70 f/3.5 lebih detail dari tamron dan 18-55, tapi 18-200 lebih detail dari 18-55 (coba click perbesarnya bandingkan).  Untuk yang 24-70 f3/5 dan 2.8 bedanya di ruang/kawasan detailnya, maksutnya untuk yang 3.5 kawasan detailnya lebih besar dari yg 2.8.

img_4304-02-154304img_4299-02-15

4299

img_4291-02-15

4291

  • gambar pertama: lensa 18-55 : 35mm 1/80 f/4.5
  • gambar kedua: lensa 18-200: 38mm 1/100 f/4
  • gambar ketiga: lensa 24-70: 34mm 1/200 f/2.8
  • kenapa focal lengthnya berbeda? alasan sama spt diatas, saya hanya mengira-ngira
  • kenapa yang 27-70 kok tidak dibandingkan dgn f/4: maap, kelupaan….

Kalau dilihat dari hasilnya, lensa 24-70 f/2.8 lebih detail sampai semutnya kelihatan jelas meski agak blur karena bukan titik focusnya dan backgoundnya jauh lebih blur dari lainnya

img_4305-02-154305img_4300-02-15

4300

img_4309-02-15

4309img_4291-02-15

4292

  • gambar pertama: lensa 18-55 : 55mm 1/50 f/5.6
  • gambar kedua: lensa 18-200: 50mm 1/80 f/4.5
  • gambar ketiga: lensa 24-70: 50mm 1/100 f/4.5
  • gambar keempat: lensa 24-70: 50mm 1/200 f/2.8

Kalau dilihat dari hasilnya, 18-55 kelihatan sdh bagus tp begitu diperbesar langsung blur karena shutternya 1/50, seandainya saya tinggikan misalnya 1/125 mungkin tidak blur tapi gambarnya gelap dan bukaan terbesanya 5.6, saya sendiri focusnya agak susah, jadi menurut saya lensa kitnya canon untuk 18-55 bagusnya di 28-35mm, untuk antara 18-28 dan 35-55 hasilnya agak kurang memuaskan.

img_4301-02-154301img_4310-02-151

4310

img_4296-02-15

4296

  • gambar pertama: lensa 18-200: 73mm 1/50   f5.6
  • gambar kedua: lensa 24-70: 70mm 1/70   f/5.6
  • gambar ketiga: lensa 24-70: 70mm 1/125   f/2.8
  • untuk yg f/2.8 saya gambar titik focusnya salah, seharusnya di ujung bunga seperti pada gambar ke 2, sorry ya…soalnya saya terobsesi dgn semutnya itu

Kalau dilihat dari hasilnya, lensa 18-200 waktu di posisi 70mm, metering pas 0 nya di shutter 1/50 sehingga gambarnya jg blur kalau saya cepatkan hasilnya juga gelap dan focusnya tambah sulit. Untuk yang 24-70 kalau f/5.6 shutternya agak rendah juga 1/70 (titik terendah spy tidak blur), jadi mungkin bisa lebih baik kalau f/ nya dikurangi 1 stop sehingga shutternya bisa dipercepat supaya hasilnya tidak blur.

Untuk tamron yang 200mm hasilnya menurut saya kurang bagus, focusnya juga agak susah dan waktu itu angin juga kencang, mungkin lain kali deh kalau ada waktu saya coba lagi….

Kesimpulan

Sudah jelas lensa yg terbaik 24-70mm kalau dibandingkan dengan 2 lensa yg lain, keunggulan yang saya dapat selama saya motret:

  • cepat focusnya, meski dalam keadaan under (gelap) tetap bisa focus dengan baik.
  • f/ nya bisa suka2 mau berapa asal tidak kurang dari 2.8
  • hasilnya detail dan tajam
  • range yang tepat untuk portrait photo

Bagaimana dgn 18-200?

  • Lensa ini  menurut saya bagusnya di range 18-70mm, diatas 70  sih bisa bagus tapi agak susah dapetnya, kalau dibuat foto benda diam masih ok tapi kalau bergerak rasanya bisa miss focus. Tapi kalau sekedar dibuat belajar dan having fun lensa ini OK karena harga lensa ini jg tidak terlalu mahal tapi sudah dapat semua range.
  • Sangat cocok buat orang yang tidak mau repot ganti2 lensa, juga tidak terlalu mempermasalahkan kualitas foto, yang jelas sudah pasti lebih bagus dari kamera prosumer.

Bagaimana dgn lensa kitnya canon?

  • menurut saya bagusnya di range antara 28-35 spt yg saya bicarakan diatas.
  • untuk pemula dgn budget minim, kalau ada dana lebih lebih baik beli body saja lalu lensa tersendiri seperti canon 18-200 atau masih banyak yang lain.

Sekian penjelasan saya, semoga dapat membantu, kalau ada saran atau masukan tolong ditulis di kolom komentar. Terima kasih

About these ads

Responses

  1. Halo mas Danny,
    detail sekali ulasannya. Sy sendiri sedang penasaran dengan lensa type L.
    Hasil yang saya inginkan adalah kurang lebih seperti pd link di bawah ini.

    https://www.facebook.com/momoyamacandid

    apa kira2 lensa type L bisa untk mendapatkan hasil spt pd link itu. Atau kira2 dgn hasil spt itu lensa spt apa yg dipakai ya.

    terimakasih

  2. keren banget om info nya,,
    saya juga masih newbie nih d fotograph….
    saya juga lagi nyari2 tele nih yang murah meriah,,buat foto2 adventure….
    hehee,,,,
    kira2 ada jodoh ngk buat 60D saya,,,,
    masalah nya sayang kalo body oke tapi perabot standart.
    hehe….
    makasi Omm,,
    sukses terus yo,,,,

  3. Mo, share ni mas, bagaimana dengan lens 17-50 F2,8 fix. Rencana mo ambil lens ni. Makasih

  4. mas tolong jelasin spesifikasi canon 100o D saya di Bengkulu gak punya tman tukar wawasan…tolong dong trus apa klbihan canon 1000d …mksih mas…..dengan bhsa yg mudah dicerna hahahaha:)
    mkasih mas

  5. thanx infonya..saya ada canon 500d mas..tp binggung mo cari lensa yg bagus buat weeding apa ya???

  6. thx penjelasannya. saya candra. mau tanya nih. saya ingin beli camera canon EOS 550d tapi body saja. trus lensa apa yang cocok untuk pemula seperti saya. kalo bisa yang complete saja. terima kasih penjelasannya.

  7. mas aku mau tanya kalau untuk pemula bagusnya pake lensa berapa ya..kalau lensa 18 – 55 memang bawaan dari kameranya..tolong donk kasih saran..kalau 18 – 200 gimana mas..

    • saya dulu juga seperti mas david maunya yang lensa yg all in one, kalau memang untuk senang2 ngga pa2 pakai itu, beli yang merek canon aja, kalau yg lain ada kemungkinan focusnya susah loh, ntar keburu kehilangan moment.
      Sebenarnya lensa yang harus dimiliki pertama kali adl lensa fix 50mm f/1.8L ini harganya harganya 500rb an, karena ini hasilnya bisa baagus banget, ngga nyesel belinya, tp sekali lagi untuk pemula biasanya memang suka yang bisa zoom maju mundur, tapi kalau sudah peduli kualitas foto baru pikiran bisa terbuka.

  8. terima kasih mas perkenalkan nama sy David tinggal di Lampung sy pemula kamera sy tipe cenon 450d..boleh donk kapan kapan sy belajar banyak sama danny ya..kalau ada info tentang lensa kamera tipe 18 – 200 kasih kabar donk sy lagi cari..thank’s

    • boleh juga tapi saya bukan expert loh, menurut saya lensa 18-200 memang favorit buat pemula, karena saya aalami juga. tapi kalau sudah prof bakal ditinggal lensa itu. 450D kamera yang cukup bagus buat pemula

  9. lagi nyari yang pas nih, rada bingung juga pilih yang 18-55 atau 17-85 ya.. untuk pemula

    • Kalau pilihannya cuman 18-55 dan 17-85, saya sarankan 17-85 deh.
      Keunggulan 17-85
      - dari segi lens contructionnya lebih banyak 17-85
      - diameter lensa lebih besar yakni 67, kalau 18-55 cuman 58
      - Dan yang membuat lensa ini mahal ada IS nya, berguna waktu pakai DOF 70, supaya hasil ngga goyang.
      Kekurangannya
      - Lebih berat yaitu 475g, kalau 18-55 cuman 190g, tapi biasanya kalau lensa besar lebih bagus.
      - Sayangnya f-nya yang terkecil 4, tapi kalau dilihat dari segi lensanya, sepertinya kalau dibandingkan sama2 18mm dan f-nya yang satu 3.5 (18-55) dan yg satu 4(17-85) hasilnya ngga beda jauh.

      Maksut saya begini, misalnya
      Kondisi ruangan agak gelap, kalau pakai 18-55
      pakai DOFnya 18 dan f-nya 3.5, untuk menghasilkan exposure yang pas (titik 0), kemungkinan speed yang dihasilkan bisa lebih cepat misalnya 1/30

      Sedangkan kalau pakai 17-85
      pakai DOFnya 18 juga dan f-nya terendah 4, maka untuk menghasilkan exposure yang pas, kemungkinan speed yang dihasilkan lebih rendah, misalnya saja 1/10 (ini misalnya loh)

      emang pengaruhnya speed apa?
      untuk mengurangi goyangnya pada kamera yg disebabkan oleh tangan. Semakin rendah speed tangan tidak boleh goyang sedikitpun maka itu dianjurkan pakai tripod, batas minimum supaya hasil tidak goyang pakai speed 1/30 (tangan manusia), tapi yang diatas itu cuma misal loh, mungkin bedanya ngga sejauh itu, karena saya belum pernah pakai 17-85, lagipula 17-85 dilengkapi dengan IS, jadi jangan kuatir.

      thanks, semoga membantu

  10. wow, penjelasan yang lumayan buat pertimbangan beli lensa + kamera DSLR nih… masih nyari yang pas biar a nyesel.

    • ya nih, cari lensa mesti yang bener2 pas buat kebutuhan. apalagi L-series cuma sayangnya duitnya yang ngga pas.
      kalau body kamera memang teknologinya cepat berubah, tapi kalau buat pemula kamera DSLR untuk Canon tipe 450D sudah bagus kok, LCD dan body sudah sesuai mata dan tangan kita….itu bagi yang suka canon.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: