Oleh: Danny Prijadi | Senin, 11 Januari 2010

Memahami Lensa Canon 70-200 f/2.8L IS


Tgl 9 January 2009, hari dimana saya membeli lensa L yang ke 2 kalinya dgn type Canon 70-200 f/2.8L IS, kalau ngomongin harga sih, rasanya bisa dibeliin 1 buah motor, cuma gimana lagi, itu sudah keinginan saya dari tahun2 yang lalu, puji Tuhan tahun 2010 ini bisa dapat berkat.

Dulu sekitar tahun 2005, saya juga pernah beli lensa Tamron 70-300 f/3.5 – 5.6, yang harganya sekitar 1.1 juta. Sebenarnya kalau dibandingkan dengan yang saya beli sekarang hampir sama, cuma berbeda di f-nya saja yang fixed 2.8, yang maksudnya dengan focal length 70 – 200 bisa 2.8 (kalau punya saya sekarang). Apakah hasil fotonya bisa jauh lebih bagus dari yg lama, kok harganya terlampau jauh, apalagi skg jaman era digital, pakai lensa murah aja bisa di edit di photoshop dan hasilnya bisa bagus.

Memang alasan diatas ada betulnya, tapi sebenarnya lensa baru yang umurnya baru secuil ini, kehebatannya bukan cuma dari situ saja, tapi dari segi kecepatan, lalu focus tidaknya, hasil kualitas, jauh lebih bagus dan tajam, sehingga yang membuat kita tidak akan ketinggalan moment2 penting waktu pemotretan.

KECEPATAN FOCUS

Semua lensa pasti bisa focus, cuma kecepatan untuk bisa focus itu yang beragam, kalau pengalaman dari lensa saya dulu, untuk didalam ruangan yang cenderung under (gelap mendung), focusnya cenderung lambat, jadi perputaran motor yang ada didalam lensa itu seperti mencari-cari focus yang diinginkan (muter2 terus) sampai dia dapatkan dan itu butuh waktu, terkadang bisa cepat dan terkadang bisa sampai 2 detik, juga terkadang malah tidak dapat focus sama sekali, jadi seharusnya bisa jepret moment yang bagus, tapi karena focusnya yang lambat, moment itu hilang.

Beda dengan lensa yang beratnya hampir 2 kg ini, ngga peduli ruanganmu seperti apa, begitu ada objek dan tekan tombol rananya 1/2, dia bisa langsung focus dan jepret, tapi perlu diingat, minimal jarak camera dengan objek 1.4 m, kalau kurang dari itu tidak bisa focus.

KUALITAS

Kalau masalah kualitas, bisa pakai RAW (jangan JPG), lalu diedit di software2 seperti photoshop CS, cuma yang membuat beda dari lensa saya dulu, lensa yang sekarang ini bokehnya bisa kelihatan jelas dan objeknya bisa kelihatan detail banget

KEKURANGANNYA

  • Berat banget
    • terus terang, sebelum beli lensa ini saya sudah bisa menebak kalau lensa ini beratnya bukan main, tapi memang kalau lensa itu berat berarti isi lensnya pasti banyak banget dan apalagi yang membuat berat itu IS nya, pokoknya di total kamera saya body+lensa+flash = 2.9 kg, kelihatannya ringan, tapi kalau 1 jam saja membawa itu, tangan ini terasa mau cuklek. Waktu kemarin aja pakai ya ngga ada 1 jam, besoknya pergelangan tangan kanan saya langsung njarem2 semua, kalau kiri sih ok2 aja, kan cuma nahan lensanya aja.
  • Jarak focusnya
    • Sebenarnya sih mungkin saya kurang terbiasa aja, kalau sudah terbiasa saya rasa ngga ada masalah dengan jaraknya ini. kalau memang diruangan kecil lebih baik pakai lensa standart aja. Ini karena saya ingin coba2 aja jadi agak bermasalah di awal2nya.

Saya rasa sementara cukup disini, ntar kalau ada perkembangan lain dari lensa ini saya akan sharing lagi, mungkin kalau anda punya pengalaman dengan lensa Canon 70-200 f/2.8L IS, bisa berbagi pengalamannya.

Thanks ya sudah membacanya :)

About these ads

Responses

  1. Lensa nikon dilawan harganya bisa bikin kantong bolong

  2. kalau mau beli lensa silahkan ke tempat para photographer handal belanja, disana menjual berbagai macam tipe dan merk kamera dengan harga yang murah!!

    untuk info silahkan hubungi

    CP : 082317537757

    Pin BB : 32288D82

    semoga bisa membantu teman2 yang lain yang lagi bingun nyari kamera dan lensa!! saya sendiri udah buktikan, lensa murah, Baru dan Bersegel, Garansi lagi!!! puas banget jepret2

  3. Wah lensa ini yg saya pengen… mau nanya nich apa beda antara yg non IS dan IS, karena harganya besa jauh sekali ? hanya gara” ada mbak IS nya hehe…
    Klo dengan budget 20jt, beli 70-200 USM IS dapet satu dibanding 70-200 non IS + 24-105 ( dapet 2 )
    pertanyaan saya apakah ada perbedaan yg mendasar antara IS dan Non IS dari lensa tersebut ?
    Makasih sebelumnya

    • perbedaan mendasar ya jelas image shake alias getaran image bro. perlu diingat, itu lensa berat nya 1,6 kg kurang lebih. ditambah lagi, kl waktu zoom di fl 150 ++, kl non IS, bila tidak punya robotic hand, mending jangan dipakai daripada sakit hati

  4. mas dann…
    saya mau tanya..
    apa perbedaan lensa tamron dan canon yg asli?? kualitasnya bagaimana?

    karena harganya berbeda jauh…..
    kalau saya membeli canon yg asli bisa nunggu skitar 10 tahun lagi….
    hehe…

  5. nice article.. :) cuma masih banyak hal2 yang lainnya yg mesti di ulas lebih dalam

    anaknya lucu banget

  6. nice article.. :) cuma masih banyak hal2 yang lainnya yg mesti di ulas lebih dalam

    anaknya lucu

  7. kao boleh tahu harganya berapa yaa ??? mohon infonyaa ….

  8. Terima kasih atas reviewnya. Saya baru kepincut dengan DLSR nih, jadi memang mau beli lensa ini, tapi kan ada yg versi II-nya. Yang reviewnya lebih berat lagi tapi lebih cepat focus dan lebih tajam. Anda punya komentar?

  9. waaaah lgsg mupeng deh,,,, walopun termsk telat baca ini tp sumpah berguna banget. berguna utk memantapkan hati membeli barang yg sama hehehehehe,,,,, makasih dah berbagi info ya,,,,,, salam kenal

  10. loh dari atas sampai bawah saya baca kok ngak nyinggung masalah harganya apa saya kelewat bacanya. kebetulan saya baru punya lensa bawaannya 15-55 jadi mainnya diruangan pas hunting ke luar (outdoor) baru perlu setelah tanya-tanya ada yang bilang pakai aja 18-200 ada juga lanjutkan saja ke 70-200. cuman kalo yang is dan tanpa is (image stabiliser) seberapa jauh hasilnya dan selisih harganya ?, tks.

    • semua tergantung kebutuhan aja bro. kalau anda perlu all around lens, ya beli aja 18-200. cm perbedaan mendasar di sini adalah f nya, di mana kl yang 70-200 dia memiliki f fix di 2.8, sedangkan 18-200 di 3.5-5.6 yang akan menyebabkan (JELAS) hasil jepretan anda jadi lebih kurang mantap terutama penggemar bokeh. Soal is, jelas berbeda jauh, terutama ketika melakukan zoom, pasti akan lebih terasa karena zoom full ( di fl 200 ), begitu getar sedikit, hasil foto akan kabur sekali. selisih harga nya mencapai 8 jt kira2.

  11. wah mas.. saya jadi makin kepingin untuk beli barang ini.. tapi saya mau tau sebenarnya sejauh apa sih perbedaan hasil dari 70-200 antara f4.0 dengan f2.8? selisih harga sampai setengahnya…
    atau klo mungkin mas sudah bosen dengan ‘mainan’ ini boleh juga klo ditawarkan ke saya 2nd nya…hehe (becanda tapi serius)

    -salam jepret

    • peredaannya terletak pada tingkat lebar bukaan lensa. silahkan cari Deph of Fild di google

  12. selamat ya mas dpat memiliki canon 70-200 f/2,8. saya juga pengin sih.. hehe..
    sementara ini saya pakai nikon d90- & saya juga ingin beli lens 70-200 f/2,8 dari nikor. mungkin panjenengan tahu harganya dan dimana saya dapat beli dng harga bersaing. saya tinggal di solo yang tidak begitu banyak toko kamera.
    thx_ YBU

    • Saya sih kurang begitu tahu ttg nikon, tapi sempat saya lihatkan di sentradigital.com (toko camera di surabaya), harga untuk Nikon AF-S 70-200 mm F2.8G IF ED VR sekitar 21.5 jt, jauh lebih mahal dari canon yah.
      Kalau untuk toko di solo sih kurang tahu, mungkin kalau ada niat beli, bisa beli di surabaya kalau lebih murah mungkin beli di jakarta, soalnya kalau tidak salah surabaya pun ambil barangnya dari jkt. Semoga membantu :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: