Oleh: Danny Prijadi | Minggu, 14 Desember 2008

Bolehkah batita menonton tv


lagi menonton tv

lagi menonton tv

Mungkin para orang tua sudah tahu, terlalu banyak menonton tv itu tidak baik untuk anak-anak usia dibawah 3 tahun. Tapi kadang kita merasa kalau kita sudah kerja seharian dan ingin istirahat atau bermain internet atau mungkin mengerjakan yang lain, sehingga malas meluangkan waktu untuk bermain dengan anak. Karena si anak merasa kesepian maka dia minta untuk dinyalain tv. Kalau kita mengalihkan dia untuk bermain yang lain, mungkin saja dia mau, tapi hanya sebentar karena tidak ada teman bermain, akibatnya si anak minta dinyalain tv lagi. akhirnya kita ijinkan.

Hal seperti ini sih boleh-boleh saja asalkan nontonnya tidak lebih dari 30 menit dan acara yang ditonton sebaiknya acara khusus untuk bayi, jangan acara yang terlalu cepat perpindahan gambarnya (seperti iklan tv, film-film orang dewasa) mengingat ada beberapa dampak terhadap perkembangan otak yakni;

  1. gangguan perkembangan bicara yang membuat anak menjadi pasif.
  2. menghambat kemampuan pemahaman, sulit untuk kosentrasi.
  3. menghambat kemampuan anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan.
  4. meningkatkan agresivitas dan kekerasan dalam usia 5-10 tahun.
  5. serta tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan.
where is the letter 'H'

where is the letter 'H'

susun balok

susun balok

tingkatkan kreatifitas

tingkatkan kreatifitas

Apalagi anak usia 0-2 tahun harus dikembangkan dulu sensor motoriknya, maksudnya belajar melalui interaksi dengan orang lain, seperti ajarkan permainan menyusun balok, bacakan cerita2 dongeng, meskipun seolah-olah dia tidak mau mendengarkan tapi sebaiknya diteruskan, lama kelamaan dia bisa suka membaca buku.

Jadi kesimpulannya menonton bukannya tidak boleh, tapi ada batas waktunya dan materi yang ditonton harus sesuai dengan anaknya. Usahakan tanamkan sifat kedisiplinan dalam keluarga misalnya boleh nonton setelah mandi dan makan malam. Atau nonton setelah tidur siang habis itu mandi makan, tidak boleh nonton lagi sesudah itu. Dengan begitu lama-kelamaan si anak terbiasa dengan gaya hidup seperti itu.

Sekian dari saya, semoga pengalaman yang saya tulis dapat membantu.

Pertanyaan umum

Bagaimana jika anak tetap ingin nonton tv, kalau dilarang malah nangis teriak-teriak?

  • Kalau berdasarkan pengalaman saya, kejadian seperti itu sering kali terjadi pada anak saya dan yang saya lakukan bicara baik-baik kepada dia “kimberly tadi kan sudah nonton, sekarang main puzzle sama papa yuk (sambil jalan ambil permainan puzzlenya dan ajak dia bermain)”, kalau tadinya belum nonton tv, bilang saja “nanti habis mandi, makan baru nonton tv, sekarang mainan puzzle dulu sama papa yuk”. Dengan sendirinya dia bisa menuruti apa kemauan kita

Bagaimana kalau anak sudah nonton tv selama 30 menit dan acara sudah habis, tapi tv nya tidak mau dimatikan, kalau dimatikan nangis teriak-teriak?

  • Sebelum acara mau habis, kita bisa bilangin dia ” habis filmnya selesai mandi ya” mungkin ada anak yang masih belum bisa bicara, tapi dibilangin sudah mengerti. Dan kalau tetap tidak mau dimatikan, suruh dia matikan sendiri (kasih remote tv nya ke dia, kasih tunjuk harus tekan yang mana), kalau masih tidak mau matikan sendiri, coba kita yang matikan sendiri, nanti kalau dia nangis, bilangin dia baik-baik “tadi papa kan sudah bilang, habis filmnya selesai, kimberly mandi. Ayo kimberly yang matikan sendiri tvnya (sambil nyalain tvnya lagi dan berikan remotenya), pasti dia mau matikan. Memang untuk awal-awalnya agak sulit, tapi lama kelamaan bisa dijadikan gaya hidup oleh dia, bisa mematikan tv sendiri kalau filmnya sudah habis.

(PS: cara diatas hanya pengalaman saya cara mendidik anak, kalau mungkin ada yang salah atau ada cara lain yang lebih berkenan, mohon dimaafkan)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: