Oleh: Danny Prijadi | Jumat, 30 Januari 2009

Stress pemicu sariawan


stress girlSARIAWAN tentu tidak asing lagi di telinga kita. Sepertinya, itu penyakit ringan, tapi sangat mengganggu. Sebab, makan jadi tak enak karena bibir perih dan kadang-kadang badan pun panas dingin. Sariawan yang menetap dan terjadi berkali-kali biasa disebut recurrent aphthous stomatitis (RAS). ”Sariawan berulang-ulang muncul secara periodik. Misalnya, satu bulan atau dua bulan sekali,” ungkap Dr drg Diah Savitri Ernawati MSi.

Ada banyak penyebab sariawan, diantaranya:

  1. Alergi makanan, Beberapa buah yang rawan mengakibatkan alergi hingga terjadi sariawan di antaranya, semangka, sawo, dan pepaya.
  2. Faktor genetik atau keturunan. ”Jika seorang kakek sering sariawan, cucunya bisa mengalami RAS,” kata Dr Vitri. Kalaupun terkait dengan faktor keturunan, mengatasinya ialah memperlambat waktu kambuh. Caranya, meningkatkan daya tahan tubuh pasien. ”Mengonsumsi vitamin C, menjaga kondisi tubuh, serta mengelola stres dapat memperlambat kambuhnya sariawan,” katanya
  3. Ketidakseimbangan hormon pun berpengaruh. Misalnya, wanita mengalami sariawan menjelang menstruasi. ”Tentu, pengobatan dan penanganan sariawan berbeda-beda bergantung kondisi pasien,” jelasnya.
  4. Stres memang menjadi salah satu pemicu seseorang mengalami sariawan. Gangguan mental itu membuat mukosa menjadi sensitif yang berakibat mudah luka. Karena itu, tambah dia, banyak orang yang sulit sembuh sariawan meskipun sudah menjalani berbagai pengobatan. ”Menurunkan tingkat stres ikut mempercepat penyembuhan,” ungkapnya.
  5. Konsumsi minuman yang terlalu asam juga mencetuskan sariawan. Mekanismenya sama. Yakni, dampak gas asam lambung yang naik ke mulut. ”Dan, bukan murni karena minuman asam hingga berisiko muncul sariawan,” lanjut spesialis penyakit dalam dari RS Spesialis Husada Utama Surabaya itu.
  6. Naiknya gas asam lambung hingga ke mulut. Hal tersebut disertai menurunnya daya cengkeram lower esophageal sphincter (LES) yang letaknya di perbatasan kerongkongan dan lambung. ”Bila saat itu mukosa mulut tak siap menerima naiknya gas asam lambung secara mendadak, lama-kelamaan akan muncul sariawan,” kata dr Heru Wiyono SpPD.

Pada dasarnya, ada beberapa penyebab naiknya asam lambung.

  • environment (lingkungan) berupa suhu terlalu dingin atau panas.
  • exercise (latihan) yang membuat tubuh bekerja terlampau berat.
  • Pola makan memicu asam lambung naik. Yakni, soft drink, cokelat, peppermint, makanan pedas, masam, makanan yang digoreng ataupun berlemak.
  • Setelah makan tidak boleh langsung tidur, alumnus FK Unair itu mengatakan, makanan berlemak paling lama dicerna tubuh. Sebagai perbandingan, karbohidrat mulai dicerna sejak dalam mulut oleh enzim amilase dan lemak baru dicerna ketika berada di dalam usus. ”Maka, setelah makan, tak boleh langsung tidur. Itu bisa membuat gas asam lambung naik,” tambahnya.
  • Emosi. Menurut Heru, stres akan menaikkan hormon adrenalin. Hormon tersebut memengaruhi gerak peristaltik usus. Itu membuat gas asam lambung naik.

macam sariawan

Lalu, bagaimana dengan istilah panas dalam yang kerap menyertai influenza? sebenarnya istilah panas dalam yang diadopsi masyarakat merupakan indikasi naiknya gas asam lambung. Itu membuat tubuh terasa panas.

Selain itu, sariawan permanen patut diwaspadai. Sebab, hal tersebut dapat menjadi gejala timbulnya kanker rongga mulut. Biasanya, orang meremehkan sariawan. Padahal, sariawan yang tak sembuh hingga dua pekan harus segera diperiksa secara detail. Bisa jadi, itu tanda kanker.

Sumber: Jawapos


Responses

  1. Perut saya terasa senep dan agak sakit. Punggungpun terasa pegal luar biasa. Kata dokter asam lambung saya naik. Bagaimana cara penyembuhannya ? Makanan apa saja yang harus dihindari ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: