Oleh: Danny Prijadi | Rabu, 11 Februari 2009

Februari 2009 Bisa Inflasi Tinggi Akibat Bencana Banjir di Pantura


JAKARTA – Bencana banjir di kawasan pantura (pantai utara) Jawa diperkirakan membuat inflasi pada Februari menjadi lebih tinggi. Tren deflasi yang terjadi sejak Desember 2008 hingga Januari lalu tidak akan berlanjut.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, banjir menyebabkan gangguan distribusi yang berujung pada peningkatan sejumlah harga kebutuhan pokok. ”Dalam 1-2 hari ini kita akan sampaikan berapa kira-kira persentase terhambatnya distribusi dan produksi. Terutama, di sektor pertanian,” katanya kemarin (10/2).

Paskah mengatakan, selain kenaikan harga, juga ada potensi kerugian ekonomi dari bencana banjir itu. Bappenas segera menghitung potensi kerugian itu. ”Kita melakukan penilaian sekaligus perbaikan,” ujarnya.

Tingkat inflasi tahunan kembali ke satu digit setelah terjadi deflasi pada Januari lalu sebesar 0,07 persen. Dengan deflasi itu, inflasi year-on-year menjadi 9,17 persen atau lebih rendah dari inflasi tahun lalu sebesar 11,07 persen. Deflasi pada Januari lalu kali kedua berturut-turut setelah Desember lalu juga terjadi penurunan indeks harga 0,04 persen.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti mengatakan, banjir beberapa hari ini menggenangi 53,1 ribu hektare areal padi. Sekitar 10,5 ribu hektare puso atau gagal panen. Tapi, kerusakan tahun ini masih lebih kecil dibandingkan rata-rata lima tahun.

Pemerintah, kata dia, akan lebih concern pada gangguan distribusi. ‘‘Ini berpengaruh pada kondisi pangan. Yang mulai terasa adalah minyak goreng. Pasokan CPO dari Kalimantan agak terganggu masuk ke Jawa dalam 7-10 hari terakhir,’‘ ujar Bayu. Untuk mengatasi, pemerintah segera menambah pasokan bahan kebutuhan pokok, terutama di daerah bencana.

Dia menambahkan, proses produksi di Jawa juga mengalami gangguan pasokan. Gangguan cuaca ini diperkirakan berlanjut seminggu ke depan. Setelah itu, Bayu optimistis akan kembali normal.

Sumber: Jawapos


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: