Oleh: Danny Prijadi | Selasa, 22 Februari 2011

Day 4, Nikko hotel – Ngurah rai Airport


Setelah jalan di pasir cukup lama, kaki papa cuapek banget sampai tidur malamnya susah banget, tapi untungnya anak2 cepat sekali tidurnya. Tadi pagi waktu anak2 masih tidur, kami bedua coba jalan cari restorant di nikko sapa tau bisa buat makan nanti siangnya. Ternyata selain di breakfast, ada 2 restorant lagi, the shore masakan italy, dan rest apa ngga tahu, pokoknya masakan jepang, harganya 1 porsi tidak ada yang dibawah 100rb. Sop buntut menu dari kamar hotel aja 100rb lebih hehe…jadi alamat siangnya untuk terkhir kalinya kita semua makan mie instant.

Lalu breakfastnya ternyata anak2 juga tidak ada yg suka, bubur nya terlalu encer dan nasi gorengnya terlalu keras nasinya. Tp kalau buat org dewasa lebih cocok, cuma untuk wafle dan pancakenya lebih enak di bali dynasty, tp kalau di nikko ini ada bubur ketan, enak sih, jg ada ayam bakar jg enak juga, lain2nya jg byk yang nikmat menurut saya.

Trus setelah makan, kami langsung pergi renang, sekitar jam 9 mulai renang, beruntung sekali, hawanya agak mendung2 sedikit, jadi tidak ada sinar matahari sama sekali dan Puji Tuhan kami yg pertama renang, jadi masih sepi kolamnya, anak2 senang sekali main disana, si justin sangking senangnya sampai main pasir terus, tidak mau yg lain, sampai digendong paksa pergi ke kolam yg ada slidenya tp tetap sj tidak mau. Kalau cc setelah main di kolam pasir masih mau diajak main di kolam slide, cuma main slidenya masih agak takut, harus ada papa di depan.

Akhirnya jam 10 cc mentas, justin 9:45 sudah mentas duluan. Sedangkan papa sempatin untuk keliling satu putaran seluruh kolam renangnya, sampai2 sempat nyobain slidenya, cukup curam juga sih, lama ngga main gituan sampai airnya masuk hidung hehehe…

Setelah naik atas, sy lihat di balkon kamar, matahari sudah mulai muncul, Puji Tuhan semuanya sudah mentas, Tuhan sdh atur semuamnya ini. Mangkanya kita pergi ini kulitnya tidak begitu gosong, karena memang sudah Tuhan atur semuanya.

Setelah itu baru packing2, sambil anak2 makan mie instan, papa juga begitu. Begitu selesai kira2 jam 12:15 kita langsung keluar mau check out. Akhirnya sampai di ngurah rai sekitar hampir 13:30, sedangkan pesawat kami tetap sama lion air jam 15:15, boardingnya 14:40. Dan semuanya tepat waktu tidak keterlambatan satu menit pun, cuma yg tidak enak cuma 1, airport di bali tidak sebagus di surabaya sekarang, jd agak sumpek dan panas juga sih, tp Puji Syukur tidak sepadat seperti semut kok, semuanya sudah diatur yg Maha Kuasa, suatu saat pasti airport di Bali semakin bagus dan jauh lebih maju drpd sekarang, Tuhan berkati Bali, semoga beberapa tahun lagi kalau anak2 kami sudah besar, pasti tidak lupa akan pergi kesana lagi. Terima kasih kepada Tuhan dan para kru di Bali. Amin….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: